
Syria, negara timur tengah yang sedang ramai dengan aksi kekerasan pemerintah setempat terhadap warga sipilnya, sekarang telah memutuskan jaringan internet mereka.
Renesys, perusahaan yang memonitor aktivitas internet dari seluruh dunia memastikan hal tersebut, dan kejadian ini telah berlangsung sejak kemarin. Menurut laporan mereka 92 persen dari koneksi internet negara tersebut telah offline. Akamai juga melaporkan hal yang sama. Berikut adalah grafik pantauan trafik internet Syria yang dipantau olehAkamai,

Layanan internet di Syria di operasikan oleh SyriaTel, salah satu perusahaan milik pemerintah Syria yang menguasai seluruh jaringan telekomunikasi dan internet di negara tersebut.
Tidak hanya jaringan internet, pemerintah Syria juga memutus akses telepon dan layanan seluler baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Hal ini dilaporkan oleh seorang aktivis bernama Abu Qais al-Shami kepada Assosiated Press.
Pemutusan jaringan internet ini diperkirakan untuk mencegah adanya komunikasi orang-orang yang berada di negara itu ke dunia luar. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini Syria sedang dilanda krisis kemanusiaan karena pemerintah setempat sering melakukan aksi kekerasan kepada rakyat sipil disana. Bahkan, President Bashar al-Assad tidak segan-segan menggunakan tentaranya untuk membunuh para demonstran yang melakukan protes di negara tersebut.
Sampai saat ini koneksi internet di Syria masih terputus. Namun menteri komunikasi Syria menolak pernyataan bahwa pemerintah adalah dalang dibalik semua ini, dan dia menyatakan bahwa terorislah penyebab matinya internet di Syria.
Image Source: iStockPhoto, Akamai