
International Atomic Energy Agency, sebuah agensi PBB yang bertanggung jawab dan mengawasi energi dan senjata nuklir di dunia, baru saja terkena hack oleh sebuah kelompok hacktivist.
Kelompok yang menamakan dirinya Parastoo ini telah berhasil membobol 100 alamat email milik beberapa ahli nuklir IAEA, menurut laporan BBC. Mereka bertujuan untuk meminta agar IAEA untuk menginvestigasi program senjata nuklir milik Israel. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini keberadaan program senjata nuklir Israel tidak pernah diketahui dan diperiksa oleh IAEA.
Juru bicara IAEA menyatakan bahwa server yang terkena hack adalah server lama yang telah dimatikan dan tidak digunakan, walaupun begitu mereka masih menginvestigasi kasus ini dengan tim keamanan IAEA untuk memastikan tidak ada informasi penting dan berbahaya yang diperoleh kelompok hacker tersebut.
Aksi hacking ini dicurigai memilik motif politik dibelakangnya, karena datang setelah aksi penyerangan Israel ke Hamas di jalur Gaza. Perang ini juga melibatkan kedua belah pihak untuk menyebarkan propaganda mereka melalui sosial media. Sampai saat ini perang antara Israel dan Hamas telah memakan korban sebanyak 150 orang meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka.